News

Sentuhan Spiritualitas Budaya Bali di Jakarta Fashion Week 2024

Thursday, 30 Nov 2023

by JFW

Budaya Bali menjadi salah satu inspirasi beberapa desainer di  Jakarta Fashion Week (JFW) 2024. Para desainer tersebut menghadirkan elemen-elemen khas Bali dengan sentuhan modern dalam kreasinya. Hasilnya, terciptalah koleksi yang memadukan keanggunan tradisional dengan elemen-elemen mode yang inovatif.

Penggunaan elemen khas Bali bukan hanya sekadar pemanis, tapi juga menjadi wujud dari upaya menghormati serta merayakan keberagaman budaya sebagai identitas Indonesia dalam panggung mode global.


Tiga Prinsip Hidup Masyarakat Bali di Ghea Resort by Amanda Janna

Ghea Resort by Amanda Janna adalah jenama mode yang didirikan Amanda dan Janna Sukasah, sebagai penghormatan terhadap desainer senior Indonesia, Ghea Sukasah. Bedanya, jika Ghea Sukasah banyak mengangkat tentang wastra nusantara pada koleksinya, Ghea Resort by Amanda Janna mengambil tema kekayaan flora, fauna, dan busaya-budaya suku di Indonesia.

Kehidupan masyarakat Bali adalah inspirasi koleksi terbaru dari Ghea Resort by Amanda Janna untuk panggung JFW 2024. Koleksi bertajuk “Tri Hita Kirana” tersebut hadir pada show “Asia Pacific Rayon presents: Revival of Simplicity”.

“Tri Hita Kirana” sendiri adalah kesederhanaan, spiritualitas, dan filosofi tradisional masyarakat Bali, yang bermula dari keselaran dengan Tuhan, keselaran di antara manusia, dan keselarasan dengan alam.
 
Pada koleksi kali ini, Ghea Resort by Amanda Janna mengeksplorasi kain rayon viskos menjadi busana-busana yang cocok untuk acara semi formal atau saat berlibur, beberapa di antaranya dipadukan dengan bahan denim. Terdapat dress simpel, kemeja, jumpsuit, t-shirt, termasuk kebaya Bali modern dan tunik panjang bernuansa Bali.

Koleksi Tri Hita Karana juga dihiasi motif-motif cetak yang gambarnya terinspirasi kehidupan wanita Bali di tahun 1920 – 1970-an. Seperti, wanita-wanita Bali yang berangkat ke Pura, hewan-hewan yang lekat dengan kehidupan masyarakat Bali (ayam, monyet), dilengkapi aksesori kipas khas Bali. Koleksi ini juga menggunakan warna-warna putih, kuning, dan oranye yang menjadi khas budaya Bali.

Baca Juga: Warna-warni Bersahaja Aruna Creative, Bateeq, FREDERIKA, dan Ghea Resort by Amanda Janna bersama Asia Pacific Rayon


Rutinitas Tradisional Bali dalam Koleksi Terbaru DIGO Design

Aktivitas rutin khas masyarakat Bali dapat menjadi sumber inspirasi koleksi terbaru DIGO Design untuk JFW 2024 yang berjudul “Say Little Prayer”. Berawal dari pengamatan sang desainer, Yonatan Digo Permadi, terhadap rutinitas masyarakat Bali berdoa setiap pagi sebelum beraktivitas atau disebut juga banten dalam bahasa tradisional Bali. Ketika melakukan tradisi tersebut, mereka menggunakan sesajen sederhana, di antaranya berisi bunga-bunga khas Bali, kamboja dan kenikir.

Warna-warna putih, cokelat, kuning, serta motif dari bunga kamboja dan kenikir tersebut akhirnya dituangkan dalam koleksi yang tampil pada show “JFW presents Everyday Elegance” ini. Sebut saja mulai dari gaun pesta, gaun panjang, halter top, jumpsuit, jaket, hingga celana pipa lebar. Semuanya dibuat menggunakan material daur ulang atau sisa-sisa kain bekas pakai seperti yang telah DIGO Design lakukan pada koleksi-koleksi sebelumnya.
 
Yang menarik, Digo  juga menggunakan aksesori kalung-kalung “Supernova” yang pernah membawanya menjadi Pemenang I Lomba Perancang Aksesori (LPA) tahun 2016 lalu.

Simak terus info seputar pergelaran Jakarta Fashion Week 2024 di situs ini dan JFW.TV, juga bisa klik saja media sosial resmi Jakarta Fashion Week berikut ini: Instagram, Facebook, TikTok, X, dan Pinterest. (JFW)
 
 
Baca Juga:
Melangkah Elegan Setiap Hari bersama Suedeson by Kimberly Tandra, DIGO Designs, SARE Studio, DOUCHE X Tigah Home, dan KALA Studio
“Everything Indonesia” dalam Mode Berkelanjutan Asia Pacific Rayon di Jakarta Fashion Week 2024
Keselarasan untuk Dunia Mode Indonesia oleh Daliatex bersama Buttonscarves, Ria Miranda, dan Kami


(Foto: Getty Images)